Diklat

Diklat Kepemimpinan Tingkat Iii

PPSDM APARATUR

Kompetensi

Aparatur

Teknis

Dalam sistem manajemen kepegawaian, pejabat struktural eselon III memainkan peranan yang sangat menentukan dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program-program dan memimpin bawahan dan seluruh stakeholder strategis untuk melaksanakan program-program tersebut secara efektif dan efisien. Tugas ini menuntutnya memiliki kemampuan kepemimpinan taktikal yaitu kemampuan dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program instansi dan kemampuan mempengaruhi pejabat struktural dan fungsional termasuk stakeholder lainnya untuk melaksanakan program-program tersebut. Untuk dapat membentuk sosok pejabat struktural eselon III seperti tersebut di atas, penyelenggaraan Diktat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat III yang tujuannya sebatas membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan menjadi pemimpin taktikal dinilai tidak cukup. Diperlukan sebuah penyelenggaraan Diklatpim Tingkat III yang inovatif, yaitu penyelenggaraan Diklat yang memungkinkan peserta mampu menerapkan kompetensi yang telah dimilikinya. Dalam penyelenggaraan Diklatpim Tingkat III seperti ini, peserta dituntut untuk menunjukkan kinerjanya dalam merancang suatu perubahan di unit kerjanya, memimpin perubahan tersebut hingga menimbulkan hasil yang signifikan. Kemampuan memimpin perubahan inilah yang kemudian menentukan keberhasilan peserta tersebut dalam memperoleh kompetensi yang ingin dibangun dalam penyelenggaraan Diklatpim Tingkat III. Dengan demikian, pembaharuan Diklatpim Tingkat III ini diharapkan dapat menghasilkan alumni yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukkan kinerjanya dalam memimpin perubahan.

PNS KESDM dan Dinas

PNS KESDM dan Dinas

1. Tahap Diagnosa Kebutuhan Perubahan: a) Wawasan Kebangsaan; b) Integritas; c) Pembekalan isu strategis; d) Diagnostic Reading; e) Penjelasan Proyek Perubahan. 2. Tahap Taking Ownership (Breakthrough I): a) Coaching; b) Counseling. 3. Tahap Merancang Perubahan dan Membangun Tim: a) Pengembangan Potensi Diri; b) Inovasi; c) Jejaring Kerja; d) Budaya Kerja dalam Efektivitas Kepemimpinan; e) Membangun Tim Efektif; f) Benchmarking ke Best Practice; g) Merancang Proyek Perubahan; h) Seminar Presentasi Proyek Perubahan; i) Pembekalan Implementasi Proyek Perubahan. 4. Tahap Laboratorium Kepemimpinan (Breakthrough II) a) Coaching; b) Counseling. 5. Tahap Evaluasi a) Seminar Laboratorium Kepemimpinan; b) Evaluasi Kepemimpinan.

• Widyaiswara PPSDM AParatur • Pusat Kajian dan Pendidikan Pelatihan Aparatur I; • Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian ESDM.

Judul ModulSasaran
AngkatanTanggalJPBahasa PengantarTarget PesertaCourse Leader